PKS Update :

Berita Prabowo-Hatta No. 1

Opini

Aleg Rapat, Staf Fraksi Beranikan Diri Temui Pendemo

Jumat, 21 November 2014




CILEGON - Aksi penolakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh  Gerakan Mahasiswa (Gema) Pembebasan Kota Cilegon di gedung DPRD Cilegon, Kamis (20/11/2014), berujung dengan audiensi. Sayangnya, bukan para wakil rakyat yang menemui mereka, melainkan hanya tenaga ahli yang bekerja di fraksi-fraksi di DPRD Cilegon. Para tenaga ahli fraksi yang menemui masa mahasiswa itu diantaranya Dana Wijaya dari PKS, juga staf fraksi dari partai Nasdem, PPP, PAN, serta dari Fraksi Kebangkitan Demokrasi.

Audiensi mahasiswa dengan tenaga ahli fraksi DPRD ini terpaksa dilakukan, lantaran pada saat itu seluruh wakil rakyat tengah mengikuti rapat gabungan bersama eksekutif membahas RAPBD 2015 di Jakarta, sejak Rabu (19/11/2014) kemarin.

Kelima tenaga ahli fraksi ini terlibat audiensi layaknya anggota dewan. Semula, mahasiswa mengaku kecewa apabila kedatangan mereka tidak diterima anggota dewan. Namun anehnya, para mahasiswa tetap meminta waktu kepada para tenaga ahli untuk berfoto bersama dan menerima spanduk bertuliskan penolakan kenaikan BBM.

adaptasi : radarbanten.com

M. Anis Matta : Tentang Waktu

Kamis, 20 November 2014




Oleh : M. Anis Matta, Lc

Setiap kali ada pergantian tahun seperti sekarang, saya selalu membangunkan kembali kesadaran saya tentang waktu dan cara merasakannya. Cara setiap orang merasakan waktu berbeda karena "satuan waktu" yang mereka gunakan juga berbeda. Itu lahir dari falsafah hidup yang juga berbeda. Jika kita memaknai hidup sebagai pertanggungjawaban, maka waktu adalah masa kerja. Waktu adalah kehidupan itu sendiri.

Orang-orang beriman membagi waktu - seperti juga hidup – ke dalam waktu dunia dan waktu akhirat. Itu 2 sistem waktu yang sama sekali berbeda. Waktu dunia adalah waktu kerja. Waktu akhirat adalah waktu pertanggungjawaban dan pembalasan atas nilai waktu kerja di dunia. Waktu kerja di dunia mengharuskan kita memaknai setiap satuan waktu sebagai satuan kerja. 1 unit waktu harus sama dengan 1 unit amal. Persamaan itu, 1 unit waktu sama dengan 1 unit kerja, membuat hidup kita jadi padat sepadat-padatnya, nilai waktu terletak pd isinya, kerja!

Tidak ada hal yang paling tidak bisa dipertanggungjawabkan dalam hidup orang beriman selain waktu luang. Itu hidup yang tidak terencana. Waktu luang lahir dari pikiran dan jiwa yang kosong, yang tidak punya daftar pekerjaan yang harus dieksekusi. Hidup mereka longgar tak bernas. Mereka yang punya daftar pekerjaan utk dieksekusi menempatkan waktu sebagai sumber daya tak tergantikan. Karena itu tidak boleh lewat tanpa nilai.


Efek waktu adalah akumulasi

Menyadari waktu adalah menyadari efeknya dan efek terpenting dari waktu adalah efek akumulasi. Sesuatu tidak terjadi seketika tapi bertahap. Akumulasi dari tindakan yang sama yang kita lakukan secara berulang2 akan menjadi karakter pada skala individu. Akumulasi dari karakter individu selanjutnya menjadi budaya dalam skala masyarakat. Akumulasi itu terjadi dalam rentang waktu tertentu. Akumulasi budaya dari berbagai kelompok masyarakat dalam rentang waktu tertentu itulah yang berkembang menjadi peradaban. Karena efek akumulasi sebuah peradaban tidak bisa bangkit seketika atau runtuh seketika. Ada faktor-faktor yang mempengaruhinya secara akumlatif.

Masyarakat bangkit melalui akumulasi kontribusi. Produktivitas individu-individu di dalamnya berupa karakter dan ide yang membentuk budaya mereka. Begitu juga keruntuhan sebuah masyarakat, itu akumulasi karakter dan ide destruktif individu-individunya yang membentuk budaya keruntuhannya.

Contoh lain adalah kesehatan. Kualitas kesehatan fisik dan mental kita di atas usia 40 tahun adalah akumulasi dari pola hidup sehari-hari kita. Sebagian besar penyakit yang kita alami di atas usia 40 tahun itu adalah akumulasi ketidakseimbangan pola hidup yang berlangsung lama. Begitu juga dengan struktur pengetahuan kita, itu adalah akumulasi ilmu yang kita peroleh sehari-hari melalui bacaan dan media belajar lain.

Usia membuat orang lebih arif karena ia mengalami akumulasi pengetahuan. Tehnologi hari ini adalah akumulasi tehnologi kemarin. Karena itu Nabi Muhammad saw mengatakan "Jangan pernah meremehkan kebajikan sekecil apa pun itu". Itu karena sifat akumulasinya. Beliau juga mengatakan "Amal yang paling baik dan paling dicintai Allah adalah yang berkelanjutan walaupun hanya sedikit". Itu akumulasi. Kebajikan kecil-kecil yang kita lakukan secara terus-menerus menunjukkan perhatian dan konsistensi serta keterlibatan emosi yang dalam. Nilai-nilai emosi yang menyertai amal itu hanya bisa dilihat dalam rentang waktu. Karena itu, waktu jadi alat uji iman dan karakter yang efektif.

Sisi negatif manusia juga akumulatif. Dosa yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi karakter dan selanjutnya memenuhi ruang hati manusia. Dosa yang telah jadi karakter tidak akan menyisakan ruang bagi dorongan kebajikan dalam diri seseorang. Allah akhirnya mengunci hatinya. Akumulasi dosa yang menjadi karakter menutup mata hati seseorang. Ada tabir yang menghalagi mata dan telinganya utk melihat kebenaran. Akumulasi itulah yang sebenarnya banyak menipu manusia pendosa karena terjadi secara perlahan dan tidak disadari oleh pelaku. Terlalu halus.

Karena efek akumulasi itu, maka sifat-sifat terpuji yang paling banyak berhubungan dengan waktu adalah kesabaran dan ketekunan. Tidak ada prestasi besar yang bisa kita raih dalam hidup tanpa kesabaran dan ketekunan yang panjang, sebab semua perlu waktu yang lama. Kecerdasan yang tidak disertai kesabaran dan ketekunan tidak akan membuahkan hasil apa-apa. Itu ciri orang cerdas yang tidak produktif. Itu sebabnya mengapa di antara semua sifat yang paling terulang dalam Qur'an adalah sabar. Termasuk hubungan dengan waktu dalam surat Al 'Ashr.

Kesabaran dan ketekunan adalah sifat utama yang melekat pada orang-orang besar, baik dalam dunia militer, bisnis, ekademik atau politik. Kesabaran dan ketekunan juga merupakan sifat dasar kepemimpinan, karena mereka harus memikul beban berat dalam jangka waktu yang lama. Kesabaran dan ketekunan adalah indikator kekuatan kepribadian seseorang. Artinya ia punya tekad yang takkan terkalahkan oleh rintangan.

Efek akumulasi juga mengajarkan kita untuk berpikir secara sekuensial. Berurut mengikuti deret ukur waktu. Itu strategic thinking. Kemampuan berpikir sekuensial adalah bagian dari kemampuan berpikir strategis yang diajarkan oleh kesadaran akan waktu. Efeknya besar! Kemampuan berpikir sekuensial terutama diperlukan saat kita membaca sejarah dan berbagai fenomena sosial politik. Juga dalam perencanaan.
Konsep Penggandaan

Sebagai sumber daya waktu sangat terbatas, orang-orang produktif pasti selalu merasa bahwa waktu mereka terlalu sedikit dibanding rencana amal mereka. Umat Muhammad saw juga mempunyai umur masa kerja yang jauh lebih pendek dari umat-umat terdahulu, untuk sebuah hikmah Ilahiyah yang kita tidak tahu. Jadi harus ada cara mengatasi keterbatasan itu. Untuk itulah Islam memperkenalkan makna efesiensi melalui konsep penggandaan.

Kita menggunakan waktu yang sama untuk sholat 5 waktu secara jamaah atau sendiri, tapi mendapatkan pahala yang berbeda. Waktu sama pahala beda. Waktu yang sama dengan pahala yang berbeda adalah inti dari konsep penggandaan. Ini menciptakan perbedaan mencolok dan mengatasi keterbatasan. Konsep penggandaan ini bisa mengubah persamaan dari sblmnya 1 unit waktu sama dengan 1 unit amal menjadi 1 unit waktu sama dengan beberapa unit amal. Ajaran tentang amal jariah, sedekah jariyah, ilmu yang diajarkan, anak sholeh yang terus mendoakan, juga penerapan lain dari konsep penggandaan.

Konsep penggandaan bukan saja mengajarkan bagaimana mengatasi keterbatasan sumber daya tapi juga bagaimana memaksimalkan sumber daya yang terbatas itu. Konsep penggandaan bukan saja mengajar bagaimana mengatasi keterbatasan sumberdaya, tapi juga bagaimana melipatgandakan hasil dari sedikit sumber daya. Seseorang bisa hidup lebih lama dari umurnya dengan konsep penggandaan itu. Caranya dengan menciptakan amal yang dampaknya lebih lama dari umur kita.

Seperti individu, masyarakat juga punya umur. Peradaban juga punya umur. Umur masyarakat ditentukan oleh akumulasi umur individu. Umur sosial menjadi panjang jika banyak individunya melakukan kerja-kerja penggandaan. Salah satunya adalah pewarisan ilmu pengetahuan.

Umur peradaban juga begitu. Peradaban barat moderen dibangun pertama kali oleh spanyol dan portugis, lalu inggris dan prancis, lalu AS. Epicentrum sebuah peradaban berpindah dari 1 masyarakat ke yang lain, begitu umur sosial masyarakat itu habis. Walaupun secara fisik tetap ada. Seperti Barat, peradaban Islam juga dipikul banyak suku bangsa. Mulanya Arab, lalu Persia, lalu Afrika, lalu Turki, lalu Mongol dst. Akumulasi umur sosial dari suku bangsa itu menentukan panjang pendeknya umur peradaban. Makin banyak yang memikulnya makin panjang umurnya.

sumber : islamedia.co

BBM Naik, Tarif Angkot Naik 30 Persen




Dinas Perhubungan Kota Cilegon dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Cilegon akhirnya sepakat menaikkan tarif angkutan kota sebesar 30 persen atau sekitar Rp 1.500 pada tiap rute atau jurusan. Kenaikan tarif tersebut disepakati menyusul keluarnya kebijakan pemerintah yang menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 18 November 2014 kemarin.

“ Kami meminta supaya hasil kesepakatan kenaikan tarif itu segera ditanda tangani Walikota Cilegon,” tegas Ketua DPC Organda Kota Cilegon Ma’ruf Muhtadi kepada Sebelasnews.com. Rabu 19 November 2014.

Ma’ruf menjelaskan pertemuan untuk menetapkan besaran kenaikan tarif angkutan kota di Cilegon sebesar 30 persen juga dihadiri dan disaksikan oleh pihak kepolisian dan perwakilan sopir angkot, Rabu sore.

Pihak DPC Organda Kota Cilegon menegaskan, apabila pemerintah daerah tidak menetapkan besaran kenaikan tarif sesuai dengan kesepakatan, maka mereka akan melakukan aksi mogok.

Kepala seksi Angkutan Dishub Kota Cilegon,Tuah Sitepu mengatakan keputusan nik tarif angkutan kota sebesar 30 persen merupakan hasil pembicaraan dengan para sopir angkutan kota.

“Kenaikan 30 persen akan diajukan ke Walikota, namun disetujui atau tidaknya kan pimpinan daerah yang mempunyai hak untuk memutuskan berapa tarif yang akan dinaikan,” jelasnya

Sumber : sebelasnews.com

Ini Kata Fahri Hamzah Perihal Naiknya BBM

Selasa, 18 November 2014



Presiden Joko Widodo baru saja mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah menyesalkan langkah Jokowi menaikkan harga BBM pada akhir tahun 2014 yang merupakan tahun politik.

"Harusnya ini tahun pemilu, rakyat jangan disusahin dulu. Karena habis pesta, banyak uang yang habis, harusnya justru harga dibuat lebih murah," kata Fahri kepada CNN Indonesia, Senin malam (17/11).

Menurut Fahri, Jokowi semestinya menunggu paling tidak hingga tahun depan untuk menaikkan harga BBM. Kenaikan tersebut dapat dilakukan setelah Jokowi mampu meyakinkan rakyat bahwa kenaikan harga BBM merupakan kebijakan yang harus diambil. "Sekarang belum meyakinkan rakyat, buktinya masih ada demonstrasi penolakan," ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, lanjut Fahri, dirinya juga menilai bahwa argumentasi pemerintah menaikkan harga BBM belum jelas. Pertimbangan Jokowi yang menyebut kenaikan BBM merupakan pengalihan subsidi dari penggunaan konsumtif menjadi produktif juga tak dapat diterima oleh Fahri.

"Jangan lupa bahwa bagi rakyat energi adalah alat produksi, yang kalau subsidinya dicabut juga mematikan. Kelompok menengah menggunakan energi untuk memberdayakan masyarakat yang di bawahnya," kata politius Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Fahri juga menyesalkan, langkah pemerintah yang dia nilai belum memperhitungkan dengan matang sebelum menaikkan harga BBM. Bahkan dia heran Jokowi telah menyoalkan kenaikan harga BBM sebelum resmi dilantik sebagai Presiden.

"Memang itu merupakan hak pemerintah, tetapi tidak ada salahnya juga berkomunikasi untuk membangun understanding yang lebih sejak awal," ujarnya.

Jokowi secara resmi mengumumkan kenaikan harga BBM Senin malam (17/11) di Istana Kepresidenan, Jakarta. Harga BBM jenis premium menjadi Rp 8.500 per liter dari RP 6.500, sedangkan harga BBM jenis solar menjadi Rp 7.500 dari Rp 5.500. Harga tersebut akan mulai berlaku pada Selasa (18/11) pukul 00.00 WIB.

sumber : http://www.cnnindonesia.com

Revisi Undang-undang Haji Mesti Menjadi Prioritas

Senin, 17 November 2014



Revisi Undang-undang (UU) Haji No 13 tahun 2008 diminta tetap menjadi prioritas dalam usulan prolegnas tahun 2015. Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) antara Komisi VIII DPR RI dengan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Asosiasi Muslim Penyelenggara Umroh dan Haji Republik Indonesia (AMPHURI), Asosiasi Muslim Penyelenggara Umroh dan Haji (AMPUH) dan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Senin (10/11) di Senayan.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ledia Hanifa menjelaskan, meskipun dalam beberapa tahun terakhir survey Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai kepuasan jamaah haji menunjukkan adanya peningkatan penilaian sampai mendekati angka 83%, tidak berarti penyelenggaraan ibadah haji tidak memiliki catatan. “Bahkan, beberapa catatan yang ditemui dalam pengawasan ibadah haji oleh Komisi VIII DPR RI merupakan catatan berulang yang sudah beberapa tahun menjadi masalah, seperti soal pemondokan, katering, layanan kesehatan dan transportasi,” kata Ledia dalam rilis yang dikirimnya, Selasa (11/11).

Dalam RDPU kali ini, perwakilan ormas dan lembaga memberi laporan mengenai beberapa kendala yang muncul di tengah penyelenggaraan ibadah haji terakhir bulan lalu. “Misalnya soal sulitnya pembimbing ibadah haji reguler mendampingi jamaah KBIH-nya karena persoalan keterbatasan kuota dan kelambatan visa, soal pembinaan jamaah haji serta pembatasan pilihan ibadah bagi jamaah sehingga jamaah yang memilih melakukan sunnah tarwiyah tidak disediakan transportasi oleh pemerintah,” tuturnya.

Oleh karena itu, legislator PKS dari dapil Jabar I ini menilai, menjadi sangat penting bagi komisi VIII untuk segera membahas revisi UU 13 th 2008 tentang penyelenggaraan ibadah haji agar pengaturan mengenai penyelenggaraan ibadah haji menjadi lebih komprehensif, sebab terkait dengan kegiatan di tanah air, sejak pendaftaran di wilayah masing-masing, menjelang keberangkatan di embarkasi, di tanah suci sebelum dan saat melakukan ritual ibadah hingga fase kembalinya jamaah ke tanah air.

“Memang kita patut bersyukur sudah ada Undang-undang No 34/2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji. Namun perlu diingat bahwa UU ini bersifat lex spesialis dari undang-undang penyelenggaraan haji itu sendiri. Sehingga UU 13 tahun 2008nya harus segera direvisi agar tidak ada tumpang tindih peraturan di beberapa bagian, sambil juga menyisakan berbagai persoalan mendasar yang harus dipenuhi yang belum bisa dipenuhi hanya dengan meregulasi persoalan keuangannya saja.” pungkas Ledia.

sumber : al-intima.com

Kader PKS Jangan “Ngendon”

Minggu, 17 Agustus 2014

Dalam gelar halal bi halal PKS (16/8) Zulkiflimansyah, aleg DPR RI asal PKS berkesempatan hadir menyapa dan bersilaturahmi bersama kader-simpatisan PKS kota Cilegon. Caleg terpilih periode 2014-2019 ini dalam sambutannya sangat senang dapat bersilaturahmi kembali dengan kader simpatisan kota Cilegon.

“Alhamdulillah, saya cukup senang sekali. Saya perhatikan diantara wilayah dapil yang pegang, struktur PKS kota Cilegon ini adalah kota yang paling sering menyelenggarakan kegiatan kumpul-kumpul kader dalam suasana kekeluargaan. Saya senang. Ini artinya kader PKS Cilegon sudah paham bahwa kegiatan atau permasalahan politik cukup dibawa santai saja tidak perlu terlalu serius,” canda Zulkiflimansyah.

Zulkiflimansyah menyoroti peranan dan potensi kader PKS yang diumpamakan dengan burung elang yang enggan terbang. Bang Zul, sapaan akrab Zulkiflimansyah menyampaikan perumpamaan bahwa ada seorang raja yang memiliki elang gagah yang susah terbang. Elang tersebut “ngendon”, terus-terusan di pohon. Sang raja mengadakan sayembara agar elang gagah yang dia miliki dapat menunjukkan kemampuan terbangnya yang hebat.

Berbagai upaya dilakukan gagal, hingga akhirnya salah seorang peserta sayembara sukses membuat elang tersebut terbang. Penasaran bagaimana orang tersebut akhirnya dapat membuat sang elang terbang, sang raja pun bertanya. Maka peserta sayembara itu pun dengan ringan bahwa yang dia lakukan hanya mengambil sebilah parang lalu memotong batang pohon dimana elang itu selalu berdiam diri.

Zulkiflimansyah melihat banyak sekali kader-kader potensial yang ada di kota Baja Cilegon dan dapat memimpin daerah tetapi dirinya menyayangkan kader-kader tersebut seperti elang yang enggan terbang. Banyak yang sudah nyaman bekerja perusahaan sehingga kemampuannya tidak keluar. Zulkiflimanyah mengharapkan kader-kader tersebut jangan “ngendon” dan menunjukkan kehebatannya memimpin masyarakat. (tim) 

PKS Lakukan Jaring Aspirasi Tentukan Pilihan Cawalkot

DPD PKS kota Cilegon menyelenggarakan penjaringan aspirasi untuk menentukan siapa yang layak mendapat dukungan dari PKS untuk pencalonan walikota dan wakil walikota 2015 depan.


Disela-sela kegiatan silaturahmi kader (16/8) M Asro, ketua DPD PKS Cilegon menjelaskan bahwa pada tanggal 17/8 PKS akan mengumpulkan kader untuk memberikan aspirasi terkait bursa pencalonan kepala daerah.

“Jadi mekanismenya dari daerah mengajukan proposal calon kepala daerah kepada DPW dan DPP. Nah selanjutnya di provinsi dan pusat akan memberikan pertimbangan-pertimbangan terhadap calon yang akan diusung,” jelas M Asro. Perihal siapa calon kepala daerah yang akan diajukan dari PKS untuk maju dan didukung tergantung bagaimana aspirasi para kader, Asro menambahkan. (tim)

Nasehat

Pengunjung

 
© Copyright PKS Cilegon 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.