PKS Update :

Berita Prabowo-Hatta No. 1

Opini

PKS Cilegon Dukung Pemkot Tutup Tempat Hiburan

Rabu, 25 Juni 2014

Jelang Ramadhan, DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon menyelenggarakan tarhib atau penyambutan bulan suci Ramadhan 1435 H dengan pawai arak-arakan dan pengajian fiqh puasa, 22 Juni 2014. Tarhib yang dikuti ratusan kader dan simpatisan PKS tersebut menyuarakan PKS Cilegon siap mendukung kebijakan pemkot untuk menutup tempat hiburan di kota baja itu.

Sekretaris umum DPD PKS Kota Cilegon, Abdul Ghoffar menyatakan PKS siap mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kota Cilegon melalui SK Walikota untuk menutup tempat hiburan selama Ramadhan terhitung mulai Rabu (25/6). "Kalau perlu, kita juga dukung dan dorong penutupan tempat hiburan bukan hanya selama Ramadhan, tapi juga untuk selamanya. Sehingga tidak ada tempat hiburan sarang kemaksiatan di Kota Cilegon ," kata Abdul Ghoffar.

Dilanjutkannya, bulan Ramadhan ini merupakan momen yang sangat baik untuk menjadikan diri kita pribadi menjadi bertaqwa. Menutup tempat hiburan sama halnya dengan menutup tempat kemaksiatan sehingga tidak ada lagi celah warga Cilegon dalam bermaksiat. "Makanya sekarang ini bukan hanya musim piala dunia dan keramaian pilpres saja, tapi juga sedang musimnya piala akhirat yang harus dimenangkan oleh setiap muslim," kata Abdul Ghofar.

Kepada para kader dan simpatisan PKS, Abdul Ghoffar juga sempat menyingung masalah Pilpres 9 Juli mendatang agar tidak salah pilih. Abdul Ghoffar berpesan agar selain menjadikan momen Ramadhan ini sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, juga memanfaatkan momen Ramadhan untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk cerdas memilih calon presiden yang jujur dan amanah. Makanya tema Ramadhan kita tahun ini, “Ramadhan sebagai bulan kemenangan. Menang spiritual, menang juga Pilpres," ujarnya.

Sumber: Beritacilegon.com

Penghormatan Terhadap Lawan Tanding Oleh. al-Muzzammil Yusuf

Minggu, 08 Juni 2014



Assalamu’alaikum tweeps, insyaAllah sy akn sampikan pentingnya budaya #penghormatan kpd siapapun,termasuk kpd lawan bertanding

1. #Penghormatan atau respek kita terhadap lawan bertanding insyaAllah akan berbuah manis.

2. Bagi lawan tanding kita. #Penghormatan pada harga dirinya artinya dia merasa sedang dimanusiawikan. Itu adalah hasrat setiap manusia.

3.Bagi para pendukung lawan kompetisi.Ketika kita berikan #penghormatan kpd yg didukungnya.Mereka merasa kita adlh lawan bertanding yg fair.

4. Bagi rakyat. Mereka akan merasa memiliki calon pemimpin yang bermental negarawan.

5. Bagi agama. Salah satu dari 6 tujuan agama diturunkan adalah untuk saling memanusiakan antar manusia.

6.Bagi diri kita sendiri.Kita harus lebih tahu cara menghormati,bukan sebaliknya.Apalagi bagi para calon pemimpin bangsa.Ini sangat penting.

7.Cara terbaik mendapatkan penghormatan adalah dg banyak belajar memberikan rasa hormat pada sesama.

8. Moga para pemimpin Indonesia lebih banyak yg mau belajar bagaimana cara menghormati dan mencintai rakyatnya. Amiin....

Sumber : @Muzzammil_Yusuf

Sanggahan Kampanye Hitam

Kampanye hitam adalah penyebaran informasi yang tidak benar mengenai kandidat calon presiden/calon wakil presiden.
Berikut adalah kompilasi kampanye hitam yang sering dialamatkan kepada bung Prabowo & bung Hatta.

Kampanye Hitam: Prabowo Pernah Menghilangkan Aktivis Demokrasi di Tahun 1998!

Nama Prabowo Subianto sering disebut-sebut sebagai dalang penculikan dan pembunuhan sejumlah aktivis di era tahun 1998. Prabowo yang mengkomandoi Tim Mawar disebut telah menculik sejumlah aktivis dan mahasiswa pro demokrasi. Menurut Bondan Haryo Winarno yang pernah pemimpin redaksi di 3 media nasional, serta diakui sebagai wartawan investigatif andal yang sudah meneliti rekam jejak Prabowo, Tim Mawar yang dikomandoi oleh Prabowo tidak pernah menculik apalagi membunuh para aktivis. "Tuduhan kedua: @Prabowo08 menculik & membunuh aktivis demokrasi. Sebenarnya: Tim Mawar bergerak cegah terorisme," tulis Bondan dalam akun Twitter-nya, @PakBondan yang dikutip merdeka.com, Senin (31/3). Pak Bondan menyebut, sebelum Tim Mawar dapat perintah mengamankan terduga teroris, terjadi peledakan bom di Jakarta Januari 1998. Menurutnya, peledakan bom ini salah satunya di Tanah Tinggi yang ditujukan untuk mengganggu Sidang Umum MPR bulan Maret 1998. "Pada saat itu, perintah 'mengamankan' bisa diartikan 'menghabisi'. Tim Mawar tidak menghabisi mereka yang diamankan. Malahan, mereka yang diamankan dan dilepas oleh Tim Mawar, sebagian sekarang bergabung di @Gerindra," tulis Bondan lagi. "Apakah mereka mau bergabung dengan @Gerindra jika @Prabowo08 benar kejam seperti dituduhkan?" tulisnya lagi.
Sumber: http://www.merdeka.com/politik/bondan-winarno-bantah-isu-miring-soal-prabowo-di-twitter/penculikan-aktivis-dan-mahasiswa.html

Kampanye Hitam: Prabowo Dalang Kerusuhan Mei 1998!

Prabowo Subianto saat masih menjadi Pankostrad dituduh sebagai biang keladi kerusuhan Mei 1998. Namun Bondan membantah tegas kabar miring ini. Menurut Bondan Haryo Winarno yang pernah pemimpin redaksi di 3 media nasional, serta diakui sebagai wartawan investigatif andal yang sudah meneliti rekam jejak Prabowo, Prabowo adalah kambing hitam di tragedi kerusuhan itu."Kerusuhan Mei 1998 dipicu oleh naiknya harga BBM tanggal 4 Mei karena tekanan IMF untuk cabut subsidi. Sudah menjadi rahasia publik, bagaimana @Prabowo08 membujuk Panglima ABRI untuk turun tangan kendalikan situasi," tulisnya."Namun pada saat-saat genting, Panglima ABRI malah tinggalkan Jakarta untuk upacara seremonial di Malang," keluh Bondan.
Sumber: http://www.merdeka.com/politik/bondan-winarno-bantah-isu-miring-soal-prabowo-di-twitter/prabowo-dalang-kerusuhan-mei-1998.html

Kampanye Hitam: Prabowo Diberhentikan Sebagai Pangkostrad Karena Ingin Kudeta Habibie

Sesaat setelah dilantik jadi presiden menggantikan Soeharto, BJ habibie lalu mencopot Letjen Prabowo dari jabatan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Habibie mendapat informasi bahwa Prabowo akan melakukan kudeta sehingga menantu Soeharto itu akhirnya dicopot dari jabatan strategisnya. Menurut Bondan Haryo Winarno yang pernah pemimpin redaksi di 3 media nasional, serta diakui sebagai wartawan investigatif andal yang sudah meneliti rekam jejak Prabowo, Prabowo bergerak membawa pasukan mendekati wilayah ring satu adalah untuk mengamankan Habibie. "Sebagai Pangkostrad, @Prabowo08 mengikuti protap untuk mengamankan Ring-1 saat ibukota kembali memanas. Prosedur tetap ini dijalankan @Prabowo08 tanpa sepengetahuan Panglima ABRI. Panglima ABRI keliru analisa situasi," tulis Bondan.Menurut Bondan, Panglima ABRI Salah asumsi. Panglima ABRI berasumsi, pergerakan pasukan ke Ring-1 harus atas perintahnya. Beliau lapor ke Presiden Habibie. Karena informasi ini, Presiden Habibie menduga bahwa Prabowo ingin kudeta. Prabowo lalu dipanggil menghadap ke Istana."Jika @Prabowo08 benar ingin kudeta, apakah ia akan datang ke Istana dan datang sendirian tanpa pasukan?. Mendengar perintah Presiden Habibie untuk melepas jabatan sebagai Pangkostrad, @Prabowo08 kaget. Namun sebagai prajurit yang taat, ia ikuti perintah Presiden Habibie, lepaskan jabatan Pangkostrad dan jadi Dansesko ABRI," bantah Bondan.
Sumber: http://www.merdeka.com/politik/bondan-winarno-bantah-isu-miring-soal-prabowo-di-twitter/prabowo-dicopot-karena-ingin-kudeta-habibie.html

Kampanye Hitam: Prabowo Pernah ke Yordania Untuk Kabur Dari Hukuman

Usai dicopot dari Pangkostrad, Prabowo lalu memilih ke luar negeri. Pilihan Prabowo merantau ke negeri orang ini pun kembali ditumpangi isu tak sedap. Prabowo dikabarkan ke Yordania untuk menghindari hukuman. "Kenyataan: Menghindari fitnah. @Prabowo08 adalah mantan Danjen Kopassus. Beliau terlatih di bidang intelijen dan kontra-inteligen," tulis Bondan. Menurut Bondan Haryo Winarno yang pernah pemimpin redaksi di 3 media nasional, serta diakui sebagai wartawan investigatif andal yang sudah meneliti rekam jejak Prabowo, kondisi saat itu banyak pihak-pihak yang membutuhkan kambing hitam. Kalau bisa semua masalah di era tahun 1998 itu akan dituduhkan kepada Prabowo."@Prabowo08 sadar, risikonya terlalu besar jika ia tetap di Jakarta. Rumahnya bisa 'diisi' senjata, dan sebagainya. Oleh karena itu beliau memilih untuk pergi ke luar negeri. Ke Yordania dan Malaysia. Menghindari fitnah," ujar Bondan.
Sumber: http://www.merdeka.com/politik/bondan-winarno-bantah-isu-miring-soal-prabowo-di-twitter/prabowo-ke-yordania-kabur-hindari-hukuman.html

Kampanye Hitam: Prabowo Kaya Raya Karena Korupsi di Masa Orde Baru

Prabowo Subianto kini menjadi salah satu capres yang kaya raya. Tudingan miring bahwa kekayaan Prabowo didapat dari hasil korupsi di era orde baru pun menguat. Benarkah Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu kaya dari hasil korupsi? Bondan Haryo Winarno yang pernah pemimpin redaksi di 3 media nasional, serta diakui sebagai wartawan investigatif andal yang sudah meneliti rekam jejak Prabowo pun membantah tegas desas-desus tersebut. Bahkan menurut pria yang populer dengan slogan maknyus ini, anak begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo itu pernah bangkrut saat krisis moneter tahun 1998. "Sebenarnya: Tahun 1998 Prabowo jatuh miskin. Rumah di Indonesia tidak punya, tabungan hanya cukup untuk hidup beberapa bulan saja di pengasingan," tulis Bondan. Prabowo lalu kerja keras sebagai pengusaha di luar negeri untuk dapat hidup layak. Prabowo lalu mengikuti jejak adiknya, Hashim Djojohadikusumo yang memang sudah malang melintang dalam dunia usaha di luar negeri."Karena pengalaman sebagai pengusaha di luar, @Prabowo08 jadi tahu benar bagaimana asing eksploitasi SDA Indonesia," tulis Bondan.
http://www.merdeka.com/politik/bondan-winarno-bantah-isu-miring-soal-prabowo-di-twitter/prabowo-kaya-raya-karena-korupsi.html

Kampanye Hitam: Perusahaan Kertas Prabowo Punya Hutang Rp. 14 Triliun

Kabar tak sedap kembali menimpa calon presiden Partai Gerindra Prabowo Subianto. Perusahaan miliknya PT Kertas Nusantara Pola Winson yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dikabarkan punya utang hingga Rp 14 triliun. Tidak hanya itu, karyawan di perusahaan Prabowo ini juga dikabarkan tidak digaji selama lima bulan. Informasi ini beredar luas di jejaring sosial. Namun, Direktur Utama PT Kertas Nusantara Pola Winson membantah tuduhan yang menyebutkan perusahaan dipimpinnya memiliki utang sebesar Rp 14 triliun. Bahkan dia menilai isu tersebut bertujuan menjatuhkan nama Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu. "Informasi yang beredar di BBM, Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya yang menyatakan PT Kertas Nusantara masih punya utang begitu besar itu menyesatkan," kata Winson seperti dikutip dari Antara, Jumat (14/4). Menurut Winson, pesan berantai mengenai utang PT Kertas Nusantara disebarluaskan dengan sengaja oleh lawan politik Prabowo Subianto melalui media sosial, untuk mendiskreditkan nama mantan Pangkostrad itu. "Nama Prabowo kerap dikaitkan dengan perusahaan yang ia pimpin, mengingat sejak tahun 2002 Prabowo memiliki sebagian saham PT Kertas Nusantara," ujar Winson. Dia menjelaskan, PT Kertas Nusantara sepanjang tahun 1991 sampai dengan 2001 pernah meminjam uang dari 143 kreditur untuk membiayai ekspansi perusahaan. Pada periode tahun 2005 sampai dengan 2011, perusahaan sempat mengalami kesulitan dalam melunasi pinjaman yang sudah jatuh tempo. Namun pada bulan November 2011 semua masalah pembayaran utang sudah diselesaikan di Pengadilan Niaga dengan restrukturisasi utang. "Kita harus ingat, Prabowo adalah pengusaha yang sangat handal. Tidak mungkin Prabowo membiarkan perusahaan yang ia punya saham untuk berutang tanpa penyelesaian. Kita semua tahu, tahun 2005 lalu Prabowo sendiri yang mengantar uang tunai ke Bank Mandiri sebesar Rp 2,1 triliun untuk melunasi pinjaman PT Kertas Nusantara dari Bank Mandiri yang jatuh tempo," tegas dia.
Sumber: http://www.merdeka.com/politik/beredar-isu-perusahaan-prabowo-punya-utang-rp-14-triliun.html

Kampanye Hitam: Prabowo Tidak Punya Sumbangsih untuk Bangsa

Setelah kerusuhan Tahun 1998 Prabowo lalu meninggal Indonesia. Isu miring pun lagi-lagi menyerang mantan Danjen Kopassus itu. Prabowo dinilai tidak punya sumbangsih untuk negeri ini. "Sumbangsih yang terbesar adalah: Mendirikan @Gerindra, partai politik modern yang terbuka dan jelas visinya. Selain @Gerindra, @Prabowo08 juga fokus tingkatkan prestasi olahraga kita. Khususnya pencak silat dan berkuda," tulis Bondan Haryo Winarno yang pernah pemimpin redaksi di 3 media nasional, serta diakui sebagai wartawan investigatif andal yang sudah meneliti rekam jejak Prabowo. Menurut Bondan, sejak kepemimpinan Prabowo dalam tim pencak silat, Timnas Pencak Silat Indonesia tidak pernah kalah di turnamen internasional. Di tahun 2014 ini Prabowo juga berhasil mengantarkan tim Polo berkuda Indonesia terbaik di Asia yang bisa mengalahkan China, India, dan Korsel."Di bidang pertanian, @Prabowo08 sebagai Ketua HKTI kembangkan bibit-bibit unggul untuk tingkatkan panen per hektar. Di bidang pendidikan, sudah tidak terhitung lagi berapa banyak beasiswa sekolah dan kuliah yang diberikan @Prabowo08," tulisnya lagi.
Sumber: http://www.merdeka.com/politik/bondan-winarno-bantah-isu-miring-soal-prabowo-di-twitter/tak-punya-sumbangsih-untuk-bangsa.html

Kampanye Hitam: Prabowo Anti Cina

Sofjan Wanandi membantah ia pernah mengatakan kepada penulis Adam Schwarz bahwa ‘Prabowo berkata bahwa ia akan mengusir semua orang Cina meskipun hal itu akan membuat ekonomi Indonesia mundur 20-30 tahun. ”Schwarz adalah analis dari McKinsey Global Institute (MGI). Sejak 1997 ia menjadi koresponden Far Eastern Economic Review untuk wilayah Jakarta, Hongkong, Bangkok, dan Hanoi. Ia menulis buku A Nation in Waiting: Indonesia’s Search for Stability. “Yang benar adalah Schawrz bertanya kepada saya, benarkah ekonomi Indonesia terpuruk pada 1997-1998 akibat ulah para etnis Tionghoa? Saya tak bilang Prabowo akan usir semua orang Cina. Mungkin Schwarts salah tangkap, dia salah persepsi,” kata pengusaha beretnis Cina itu ketika dikonfirmasi gresnews.com, Rabu (18/7) malam. Kemarin, Gresnews.com menurunkan artikel berjudul The Vancouver Sun angkat isu Ahok & sentimen anti-Cina Prabowo Mei 98. “Ahok yakin itu masa lalu”. The Vancouver Sun, sebuah media berbasis di Kanada yang didirikan sejak 1912, pekan ini, mengeluarkan isu terkait dengan Pemilukada DKI Jakarta. Sudut pandangnya adalah peran Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyokong pasangan Joko “Jokowi” Widodo - Basuki Tjahaja “Ahok” Purnama. Melalui sebuah artikel berjudul Former hard man of Indonesia’s dictatorship on course to be elected president yang ditulis oleh Jonathan Manthorpe, seorang kolumnis dan koresponden internasional, Minggu, disinggung mengenai keterlibatan Prabowo pada kerusuhan Mei 1998 di Jakarta yang menyasar masyarakat Cina. “Prabowo memiliki rekam jejak kekerasa terhadap etnis Cina,” kata Jonathan. Jonathan menulis, Prabowo, yang saat ini digambarkan sebagai pengusung suara kaum tertindas, pada Mei 1998 pernah melontarkan ajakan supaya rakyat bergabung dalam konfrontasi melawan para pengkhianat bangsa. Jonathan lantas mengutip pernyataan Sofjan Wanandi, seorang pengusaha etnis Cina, dalam sebuah wawancara dengan penulis Adam Schwarz. “Prabowo pernah berkata bahwa ia akan mengusir semua orang Cina meskipun hal itu akan membuat ekonomi Indonesia mundur 20-30 tahun,” tulisnya.
Sumber: http://gresnews.com/berita/Politik/936197-mungkinkah-ini-pelencengan-sejarah-98-sofyan-wanandi-bantah-tuding-prabowo-berencana-usir-etnis-tionghoa

Kampanye Hitam: Anak Hatta Rajasa (Rasyid Rajasa) Tidak Taat Hukum

Eman, Ayah Reihan bocah 15 bulan yang tewas saat kecelakaan maut di Tol Jagorawi menjadi saksi di persidangan. Eman mengaku tidak akan menuntut Rasyid Rajasa terkait kecelakaan yang menewaskan putra bungsunya tersebut. "Ini sudah jalan tuhan saya tidak menuntut lagi. Keinginan saya ini diselesaikan secara persaudaraan, saya sudah ikhlas," ujarnya di depan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (18/2). Eman mengatakan, saat kejadian dia dan istrinya menumpang Daihatsu Luxio bernomor F 1622 CY, yang dikendarai Frans Jonar Sirait (38). Eman mengaku telah memaafkan Rasyid. Keluarga Hatta Rajasa juga sudah memberikan bantuan. "Saya sudah ikhlas. Kita sudah kayak keluarga," ujarnya.
Sumber: http://www.merdeka.com/peristiwa/di-depan-hakim-keluarga-korban-tak-mau-menuntut-rasyid.html

10 Alasan Kenapa Pilih Prabowo-Hatta

Inilah 10 alasan yang wajib diketahui mengapa Dwi Tunggal Prabowo-Hatta harus menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI Masa Bhakti 2014-2019.

1. PRABOWO-HATTA PEMIMPIN VISIONER
Prabowo punya 6 visi besar membangun Peradaban Baru Indonesia melalui Program Aksi Transformasi Bangsa. Sedangkan Hatta memiliki 8 visi Kerja Nyata untuk menjadikan Indonesia Sejahtera. Kedua visi besar ini sangat nasionalis karena menginginkan kebangkitan Indonesia menuju peradaban baru Indonesia yang lebih Berdaulat dan Bermartabat, Mandiri dan Berkarakter, Adil-Makmur, dan Sejahtera.

6 Visi Besar Prabowo:
Membangun ekonomi yang kuat, berdaulat, adil dan makmur.
Melaksanakan ekonomi kerakyatan
Membangun kedaulatan pangan dan energi serta pengamanan sumber daya air
Meningkatkan kualitas pembangunan manusia Indonesia melalui program Pendidikan, Kesehatan, Sosial dan budaya serta Olahraga
Membangun infrastruktur dan menjaga kelestarian alam serta lingkungan hidup
Membangun pemerintahan yang bebas korupsi, kuat, tegas, dan efektif
Visi besar Prabowo ini sejalan dengan 8 visi besar Hatta

8 Visi Kerja Nyata Hatta:
Reformasi Agraria
Ketahanan Pangan Nasional
Reformasi Pengelolaan SDA
Penguatan Industri Dalam Negeri
Birokrasi Yang Melayani
Demokrasi Kesejahteraan
Otonomi Daerah Yang Bertanggung Jawab
Nasionalisme Baru


2. PRABOWO-HATTA PEMIMPIN YANG AMANAH
Prabowo-Hatta adalah pemimpin Dwi Tunggal yang amanah. Keduanya memiliki sifat-sifat kepemimpinan  (Leadership) yang terpuji dan unggul. Prabowo-Hatta dapat dipercaya dan bertanggung jawab menjalankan tugas dan misi mulia demi bangsa dan negaranya. Mereka menjaga kepercayaan rakyat dengan sangat bertanggung jawab. Kepercayaan itu pula yang menjadikan Prabowo-Hatta juga dipercaya memimpin organisasi yang didirikan Prof.Dr.Ing. BJ Habibie yaitu Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) sebagai Dewan Penasihat ICMI dan Ketua Dewan Pakar ICMI.

Prabowo memiliki New Nasionalism , Hatta Rajasa mempunyai Hattanomic. Keduanya sama-sama menuju sebuah kebangkitan Indonesia Raya menuju Peradaban Baru Indonesia yang Adil, Maju, dan Sejahtera


3. PRABOWO-HATTA PEMIMPIN BERKARAKTER
Sosok Prabowo adalah sosok pribadi berkarakter kuat. Dalam dirinya terkandung pikiran, ucapan, dan tindakan yang tegas, berani, jujur, disiplin, penuh komitmen, dan berintegritas.

Prabowo bukan tipe pemimpin yang lebay, peragu, pecundang, ciut nyali. Prabowo juga bukan pemimpin berkarakter tempe, suka mencla-mencle, esok dele sore tape, cengengas-cengenges, dan cuma jadi boneka yang gampang dipermainkan.

Prabowo berpendirian teguh, tak mudah disetir orang lain yang akan merusak bangsa dan negaranya. Prabowo akan mempertaruhkan segalanya demi tegaknya Indonesia Raya, yang Bermartabat, Adil, Maju, dan Sejahtera!!

Prabowo seperti Khalifah Umar Bin Khattab yang pemberani dan melindungi. Berani melindungi kepentingan bangsanya, kepentingan rakyatnya, kepentingan ideologisnya, dan kebhinekaannya. Prabowo juga humanis dan welas asih, berhati lembut kepada yang lemah dan kekurangan. Sama seperti Khalifah Umar Bin Khattab yang harus memanggul bahan pangan untuk rakyatnya yang menangis dan kelaparan. Pemimpin yang mengutamakan kepentingan dan keselamatan orang lain daripada dirinya sendiri.

Sosok Hatta Rajasa adalah sosok berkarakter cerdas, bernas, jujur, dan berintegritas.

Cerdas karena dengan pikiran-pikirannya yang brilian, Hatta menciptakan konsep ekonomi, Hattanomic, yang menyeimbangkan secara smart  kepentingan nasional dan tetap menjaga hubungan luar negeri sebagai bagian masyarakat dunia dengan melindungi dan menguatkan industry dalam negeri guna menghadapi perdagangan bebas. Hattanomic menghindari resesi baru dunia tetap secara cerdik memproteksi kepentingan dalam negeri.

Hatta adalah pribadi yang jujur dan berintegritas baik. Sebagai menter, Hatta menunjukan pribadi yang sangat hati-hati menggunakan anggaran negara. Sikap kehati-hatian inilah salah satu praktik menjaga kejujuran dalam perilaku politiknya. Sehingga, Hatta dikenal sangat berintegritas dan antikorupsi.

Hatta Rajasa memiliki karakter seperti Khalifah Utsman Bin Affan yang mengerti betul bagaimana memelihara ekonomi bangsanya dan memastikan setiap jiwa tercukupi pangan, sandang, dan papan, serta mencerdaskan kehidupan bangsanya melalui pendidikan dan memastikan kesehatan rakyat.

Kombinasi Prabowo yang tegas dan berani dan sangat patriotis dengan sosok Hatta yang cerdas, bernas dalam mengawal ekonomi dan kerakyatan merupakan kombinasi kepemimpinan yang tepat untuk Indonesia saat ini. Indonesia membutuhkan tokoh politik yang mampu membangkitkan kepercayaan rakyat dan menegakkan harga diri bangsa. Indonesia juga membutuhkan stabilitas ekonomi, yang mengurusi kegiatan ekonomi rakyat untuk menyejahterakan kehidupan masyarakat.


4. PRABOWO-HATTA, KETURUNAN TRAH MATARAM DAN SRIWIJAYA-MAJAPAHIT-SUNDA GALUH
Prabowo Subianto adalah keturunan ke-8 Trah Sultan Agung Mataram dan Kesultanan Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono (HB) I. Silsilahnya dimulai dari Sultan Agung ke Rdn Adipati Mangkuprojo, Rdn Tumenggung Indrajik Kartonegoro, Rdn Tumenggung Kertanegara atau Banyak Wide (salah satu Panglima dan tangan kanan Pangeran Diponegoro), Rdn Kartoatmojo. Rdn Kartoatmojo ini menikah dengan bangsawan dari Kesultanan Yogyakarta RA Djojoatmojo. RA Djojoatmojo keturunan ke-4 dari Sultan HB I.

Selanjutnya hasil pernikahan itu menghasilkan keturunan Rdn Tumenggung Mangkuprojo dan berikutnya adalah Margono Djojohadikusumo. Margono adalah salah satu Pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia bersama Ir. Soekarno. Margono memiliki keturunan Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo. Soemitro adalah ayah kandung Prabowo Subianto Djojohadikusumo.

Sebagai anak pendiri bangsa dan negara Republik Indonesia, Prabowo memiliki darah kebangsaan yang sangat kuat, memiliki nasionalisme yang sangat mendalam. Prabowo tidak akan mempertaruhkan bangsa dan negara ini untuk kepentingan dirinya, keluarganya, atau golongannya. Silsilah dan trah Prabowo merupakan jaminan bagi bangsa ini untuk bangkit dan Berjaya dan tak bisa didikte oleh kepentingan asing yang akan merusak dan meruntuhkan bangsa ini.

Hatta Rajasa memiliki hubungan keturunan dari pendiri Kerajaan Majapahit Raden Wijaya atau Sri Kertarajasa yang nama lengkapnya Prabu Kertarajasa Jayawardhana (Nararya Sanggaramawijaya Sri Maharaja Kertajasa Jayawardhana 1293-1309).

Jika diurut dari kerajaan-kerajaan di Jawa, Hatta Rajasa masih terhubung dengan pendiri kerajaan Singasari, yakni Sri Rangga Rajasa, dan masih memiliki trah dengan kerajaan Sunda Galuh. Sebab, trah Raden Wijaya juga masih terhubung dengan kerajaan Singasari dan Sunda Galuh, karena Raden Wijaya merupakan puteri pasangan Rakeyan Jayadarma dan Dyah Lembu Tal. Ayahnya adalah putra Prabu Guru Darmasiksa, raja Kerajaan Sunda Galuh. Sedangkan ibunya adalah puteri Mahisa Campaka, seorang Pangeran Kerajaan Singasari. Raden Wijaya keturunan Jawa-Sunda.

Masa keemasan Majapahit dipimpin Hayam Wuruk atau dikenal dengan Sri Rajasanegara. Saat inilah Patih Gajah Mada mengikarkan Sumpah Palapa untuk menyatukan Nusantara.

Hatta Rajasa lahir di bumi Sriwijaya (Palembang). Jadi, sosok Hatta Rajasa ini gabungan trah-trah kerajaan Singasari-Majapahit dan Sriwijaya. Kombinasi trah raja-raja Jawa, Sunda, dan Sumatera.

Silsilah ini menjadi penting karena sejatinya Hatta Rajasa memiliki darah kepemimpinan dan pengukir sejarah kejayaan Nusantara. Hatta Rajasa kini terlahir sebagai Pemimpin Modern yang memiliki karakter pengabdian yang ditunjukan selama berabad-abad oleh sejarah pengabdian pada Bumi pertiwi guna mewujudkan kejayaan Nusantara, melayani rakyat dan melindungi bangsa dan negara.


5. PRABOWO-HATTA LEBIH PRO RAKYAT
Bahasa komunikasi Prabowo sangatlah pro rakyat. Jargon-jargonnya pun sangat memihak rakyat. Prabowo sangat humanis dan bekerja demi kesejahteraan rakyat.

Program-program kerakyatan diciptakan lebih banyak untuk membangkitkan kerakyatan dan berpihak kepada rakyat. Program-program pengentasan kemiskinan, pertanian, perikanan, kelautan, kehutanan, dan penciptaan lapangan kerja semata-mata guna meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat. Prabowo identik dengan kerakyatan dan kemaslahatan.

Pada saat yang sama, Hatta Rajasa merupakan sosok yang sarat pengalaman dalam menumbuhkan dan membuktikan implementasi program kerakyatan. Selama menjadi menteri koordinator perekonomian, Hatta Rajasa membuktikan dirinya sebagai pengonsep dan pelopor ekonomi kerakyatan.


6. PRABOWO-HATTA MENCIPTAKAN TRADISI POLITIK BARU
Prabowo mendirikan partai politik untuk membangun tradisi politik yang baik di parlemen dan menjadi alat politik untuk merealisasikan cita-cita politik yang bermartabat. Partai politik bukan alat mengeruk dan membobol anggaran negara tetapi sebagai pengawal rakyat dalam mengisi kemerdekaan melalui parlemen. Partai Gerindra menjadi penjaga Indonesia Raya guna menuju cita-cita kemerdekaan: adil dan sejahtera.

Prabowo adalah pendiri Partai Gerindra. Partai ini memiliki visi, misi, dan tujuan yang sama dengan Prabowo. Partai inilah yang menjadi kendaraan penting bagi Prabowo untuk merealisasikan mimpi-mimpinya membuat Indonesia Berjaya.

Hatta Rajasa adalah sosok reformis yang mendobrak kebekuan Orde Baru. Bersama lokomotif reformasi Amien Rais, Hatta Rajasa menjadi salah satu tokoh yang ingin mewujudkan tradisi politik baru melalui penguatan parlemen dan efektifitas pemerintahan. Hatta menyeimbangkan dinamisasi parlemen dan eksekutif sebagai bagian penting representasi demokrasi kerakyatan.

Melalui Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta mengalami secara langsung penciptaan tradisi politik baru baik di pemerintahan maupun di parlemen. Hatta mendorong demokratisasi kerakyatan dalam praktik berpolitik yang santun, beretika, bersih, antikorupsi, melalui high politic.


7. PRABOWO-HATTA ADALAH GABUNGAN NASIONALIS-RELIGIUS
Prabowo dikenal sebagai nasionalis sejati. Di masa kekinian, Prabowo ingin menciptakan new nasionalism yang menginginkan sebuah kebangkitan baru rakyat dan bangsa Indonesia menuju Peradaban Baru Indonesia yang bermartabat, adil makmur, dan sejahtera.

Dibesarkan dalam tradisi dan tokoh-tokoh nasionalis, Prabowo menolak kapitalisme dan liberalisme sebagai penguasa. Prabowo ingin mewujudkan nasionalis dan humanism sosial sebagai kombinasi ideology yang menyejahterakan rakyat pribumi. Bahwa kesejahteraan hidup adalah menjadi bermanfaat bagi kemaslahatan umat manusia. Bahwa nasionalis merupakan upaya untuk mewujudkan masyarakat madani.

Dengan kombinasi nasionalis dan sosial, Hatta Rajasa akan melengkapinya dengan kekuatan Religius Demokratis. Hatta dilahirkan dari keluarga religius dan demokratis. Keluarga yang taat beribah, menyembah hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengagungkan Tuhan Penguasa Alam Semesta dan berjuang untuk menjadikan dirinya dan agamanya sebagai Rahmatan Lil Alamin, bermanfaat bagi alam semesta, bagi dunia, bagi kemajemukan bangsa, bagi kebhinekaan yang bersatu padu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Prabowo-Hatta adalah kekuatan Nasionalis, Sosial, Religius, dan Demokratis (NASRED). Menjadi Indonesia yang berketuhanan, berperikemanusiaan, dalam keadaban, bersatu dalam kemajemukan, merakyat, adil dan makmur.


8. PRABOWO-HATTA TOKOH INSPIRATIF, PEMIMPIN MASA DEPAN
Prabowo-Hatta membuktikan dirinya sebagai tokoh inspiratif dan pemimpin masa depan. Keduanya adalah kekuatan reformasi yang mendobrak Orde Baru. Prabowo menciptakan reformasi dari dalam dan Hatta mendesakkan reformasi dari luar. Kombinasi inspirasi ini melahirkan kepemimpinan masa depan yang tangguh dan kuat.

Padu padan Prabowo-Hatta juga bisa saling menguatkan. Prabowo seorang militer yang tegas dan berani. Hatta sosok pribadi yang jujur berintegritas yang memiliki kekuatan administrasi dan kecerdikan konsep dan strategi manajemen. Prabowo tokoh politik visioner, Hatta tokoh ekonomi kerakyatan.

Prabowo menyatukan bangsa dan negara, Hatta yang merawat kebhinekaan dan kemajemukannya. Prabowo yang membangun mercusuar kebangkitan dan peradaban Indonesia baru, Hatta yang menyiapkan infrastruktur dan anggarannya. Prabowo yang menghentak dunia dengan diplomasi dan kekuatan visi nasionalisnya, Hatta yang meletakkan konsep dan strateginya. Prabowo yang menyatukan bangsa dan negara, Hatta yang merawat kebhinekaan dan kemajemukannya.


9. PRABOWO-HATTA KOMBINASI MILITER-SIPIL, NU-MUHAMMADIYAH, JAWA-LUAR JAWA YANG SEMPURNA
Prabowo simbol pemimpin Jawa yang tegas dan berani. Kombinasi berbeda ditunjukkan Hatta Rajasa sebagai pemimpin luar Jawa yang jujur dan berintegritas. Kombinasi pemimpin Jawa dan Luar Jawa yang pas untuk pemerataan hasil-hasil pembangunan.

Prabowo tokoh militer yang sangat memegang janji sapta marga, mencintai bangsa dan negaranya. Hatta Rajasa tokoh sipil yang sangat merakyat dan memegang janji suci kerakyatannya sehingga melahirkan konsep ekonomi kerakyatan Hattanomic.

Prabowo dikenal sangat dekat dengan NU dan hidup dalam tradisi nahdliyin dan Hatta Rajasa merupakan tokoh Muhammadiyah dan hidup dalam tradisi Muhammadiyah.

“Jika berangkat tugas, sebagai tentara, saya akan datangi kyai untuk minta amalan-amalan dan doa keselamatan,” kata Prabowo.


10. PRABOWO-HATTA REPRESENTASI KEINDONESIAAN DAN KEJAYAAN
Prabowo-Hatta mewakili keindonesian dan keduanya sama-sama menggantungkan impian bagi kejayaan dan kemajuan bangsa dan negara ini. Prabowo-Hatta merepresentasikan harapan bangsa ini untuk lebih bermartabat, duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan negara-negara di dunia.

Prabowo-Hatta merepresentasikan harapan seluruh rakyat untuk hidup lebih layak, lebih adil, dan lebih makmur. Prabowo- Hatta merepresentasikan keinginan seluruh elemen bangsa, laki-laki-perempuan, tua-muda, kaya-miskin, buruh-majikan, pelajar dan mahasiswa, karyawan, ibu rumah tangga, petani, pedagang, pegawai, birokrasi, yang Islam dan non-Islam, untuk bisa bersatu padu, bersinergi, bangkit dari keterpurukan, bangkit dari kemiskinan, bangkit dari bangsa yang dihinakan menuju kepada kedaulatan, kemandirian, kesejahteraan, dan kemuliaan dengan segenap jati diri bangsa yang santun dan ramah.

Prabowo-Hatta adalah pilihan rasional dan pilihan hati nurani bagi kepemimpinan bangsa Indonesia dalam Pemilu Presiden 2014-2019 saat ini. 

Sumber : www.pan.or.id

Pemimpin Yang Amanah Oleh. Aa Gym

ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Allah Swt. Shalawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada sang pemimpin teladan seluruh alam, Muhammad Rasulullah Saw.
Saudaraku, jauh sebelum Nabi Muhammad Saw. diangkat sebagai seorang rasul, bahkan ketika itu beliau masih sangat belia, beliau sudah sangat dikenal di tengah masyarakatnya sebagai Al Amin, yang artinya orang yang amanah atau bisa dipercaya. Gelar dari masyarakat Quraisy itu tiada lain disebabkan kejujuran dan sikap tanggung jawab yang dimiliki Nabi Muhammad Saw.
Inilah yang menjadi alasan kaum Quraisy kala itu memberikan kepercayaan kepada Nabi Muhammad Saw untuk menjadi penengah dan pemberi jalan keluar bagi mereka yang sedang berselisih dalam pemindahan Hajar Aswad.
Al Amin adalah orang yang amanah, terpercaya, dan bertanggungjawab. Inilah yang diteladankan Rasulullah Saw. Amanah adalah hal yang sangat mendasar yang penting dimiliki seorang pemimpin.
Siapapun yang menjadi pemimpin hendaklah bertanya, "Apakah saya dipercaya atau tidak oleh orang yang saya pimpin?" Jika banyak orang yang merasa ragu tentang keamanahan kita, maka sesungguhnya itu tanda layak dan tidaknya kita memimpin mereka. Apalagi keraguan mereka pun menjadi tanda ridho atau tidaknya mereka dipimpin oleh kita.
Pemimpin yang amanah adalah pemimpin yang menjadi kuburan bagi aib orang lain, bukan yang sering membeberkan kekurangan orang yang dipimpinnya. Atasan yang baik adalah atasan yang tidak gemar membuka-buka kekurangan karyawannya.
Berhati-hatilah terhadap orang yang sering menceritakan aib orang lain karena jika ia berani menceritakan aib-aib orang lain kepada kita, maka apa sulitnya dia menceritakan aib kita kepada orang lain.
Kemudian, pemimpin yang amanah adalah pemimpin yang setiap kali mengucapkan janji, maka ia berusaha sekuat tenaga memenuhinya. Sekuat tenaga ia menjaga harta kekayaan yang dititipkan di bawah kepemimpinanya. Sekuat tenaga ia jauhi bujukan untuk korupsi dan manipulasi.
Setiap amanah yang akan diberikan kepada kita harus benar-benar diperhitungkan terlebih dahulu apakah kita akan mampu mempertanggungjawabkannya atau tidak. Setiap pejabat tentu mengucapkan sumpah sebelum mengawali tugasnya. Menyebut sumpah itu sudah merupakan janji, apalagi menyebut 'Demi Allah'. Maka, memenuhinya adalah kewajiban, dan mengkhianatinya adalah penginkaran terhadap Allah Swt.
Orang yang mempunyai jabatan, pangkat, kedudukan, jika dia malah mengkhianatinya, maka semuanya itu pasti akan menjadi jalan kehinaan bagi dirinya. Terlebih lagi masyarakat sekarang sudah semakin cerdas dan kritis.
Semakin tinggi jabatan, jika terjatuh (karena tidak amanah), maka bantingannya akan semakin meremukkan. Oleh karenanya, jangan rakus pada kekuasaan dan jabatan. Namun, jika jabatan itu sudah ada di tangan, maka bersungguh-sungguhlah menunaikannya, sehingga jabatan itu menjadi ladang amal shaleh bagi kita.
Pemimpin yang amanah akan bertanggungjawab terhadap setiap perkara sekecil apapun. Setiap ucapan ia upayakan mengandung kebenaran dan kebaikan. Ia pun tidak meremehkan waktu walau sedetikpun, karena meski satu detik tetap berharga. Baginya telat satu detik, satu menit, satu jam, semuanya sama saja, yaitu telat!
Kepemimpinan diawali dengan amanah terhadap hal-hal kecil terlebih dahulu. Pemimpin yang baik tidak hanya sukses di tempat pekerjaannya, tapi juga harus sukses memimpin dirinya sendiri dan keluarganya. Tidak sedikit para pemimpin yang mampu mengatur sistem, kantor, atau perusahaan dengan baik, namun tidak mampu mengatur dirinya sendiri.
Tidak sedikit pemimpin yang tegas terhadap bawahannya, namun lembek pada dirinya sendiri. Menekan bawahannya untuk disiplin, namun dirinya tidak. Lalai menunaikan shalat sehingga sering di akhirkan. Diam-diam gemar melakukan kemaksiatan.
Rasulullah Saw bersabda, “Ketahuilah, setiap kalian adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggung jawabannya. Seorang imam adalah pemimpin bagi masyarakatnya dan akan dimintai pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya,
Seorang suami adalah pemimpin bagi keluarga dan ia bertanggungjawab terhadap keluarganya. Seorang istri adalah pemimpin bagi rumah suaminya dan anak-anaknya dan ia bertanggungjawab terhadap mereka,
Seorang pembantu adalah pemimpin bagi harta tuannya dan ia bertanggung jawab terhadapnya. Setiap kalian adalah pemimpin dan tiap kalian mempunyai tanggung jawab terhadap yang dipimpinnya”. (HR. Abu Daud)
Dari hadits ini, jelas sudah bahwa amanah mutlak harus ada dalam diri seorang pemimpin. Karena setiap kepemimpinan akan dipertanggungjawaban. Sejak kepemimpinan dalam cakupan terdekat, hingga kepemimpinan dalam cakupan yang lebih luas.
Semoga Allah Swt. mengaugerahkan pemimpin yang amanah untuk kita. Dan, semoga Allah Swt. memberikan taufik-Nya kepada kita sehingga kita bisa menjadi pemimpin yang amanah bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Aamiin ya Allah ya Rabbal ‘aalamiin. [*]

Sumber : www.inilah.com

Yang Kita Butuhkan Pemimpin, Bukan Penghibur

Presiden PKS Anis Matta bicara soal tipe pemimpin yang dibutuhkan bangsa Indonesia. Dia menilai, calon pemimpin harus tegas dalam mengambil sikap, bukan hanya sekedar bertindak basa-basi hanya demi menyenangkan orang banyak.

Lewat akun Twitternya @anismatta, dia mengatakan, Indonesia membutuhkan pemimpin yang berkata dan bertindak benar, bukan berkata dan bertindak sekedar menyenangkan orang banyak. 

"Sudah waktunya Indonesia keluar dari perangkap popularitas kemasan dan melangkah menuju kerja keras yg sejati.. #mengapaPrabowo," tulis Anis dikutip merdeka.com, Senin (2/6).

Menurut dia, sudah waktunya Indonesia memandang pemimpin tidak dengan imajinasi kesempurnaan. Selain itu, kata dia, pemimpin adalah figur yang kuat, bukan figur imajiner.

"Yg benar harus dikatakan, walaupun pahit.. Bukan sekedar melakukan hal2 yg mengundang tepuk tangan.. #mengapaPrabowo," lanjut dia.

Anis juga menjelaskan, seorang pemimpin memang ada kelebihan dan kekurangan. Untuk Prabowo yang selalu dikaitkan dengan peristiwa 1998, dia menegaskan, hal itu sudah selesai.

"Kalau kata anak gaul, Prabowo sudah "move on".. Masa lalu ada di belakang.. Yg disambut adlh masa depan.. #mengapaPrabowo. Karakter kepemimpinan Prabowo tepat dgn kebutuhan hari ini.. Tegas, berinisiatif, terbuka & tdk berlindung dgn basa-basi.. #mengapaPrabowo," tegas dia.

Dia mengakui Prabowo sosok yang serius dan tidak humoris. Namun, lanjut dia, hal tersebut yang justru dibutuhkan untuk memimpin Indonesia.

"Sikap Prabowo mungkin ada yg tidak menyenangkan dan menghibur, tapi yg kita butuhkan adlh pemimpin, bukan penghibur.. #mengapaPrabowo. Kita sdh cukup belajar ttg pemimpin yg ingin menyenangkan org banyak.. Sikap yg malah membuat ketidakpastian dan kepalsuan.. #mengapaPrabowo," pungkasnya. (merdeka.com)

Kiat Memilih Sang Pemimpin

Rakyat Indonesia akan memilih presiden dan wakil presiden untuk kurun waktu lima tahun mendatang. Tiap hari, perbincangan seluruh masyarakat di pelosok Tanah Air tidak pernah luput dari obrolan para kandidat yang menjadi jagoannya masing-masing baik dalam diskusi ringan di warung-warung, obrolan keseharian, maupun saling beradu argument di dunia maya.
Media massa pun tidak pernah henti-hentinya menyiarkan berita para capres-cawapres serta dukungan-dukungan yang terus mengalir untuk memihak salah satu pilihannya. Sampai-sampai di dalam suatu pengajian atau ceramah agama pun mucul pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan urusan pilih-memilih seorang pemimpin.
Jika Anda rajin searching di dunia maya untuk mencari informasi tentang bagaimana memilih seorang pemimpin, kriterianya seperti apa, apa saja yang harus dipertimbangkan dalam memilih, akan sangat banyak berbagai tulisan sudah siap untuk disantap dan dicerna. Pada kesempatan ini pun, penulis tidak terkecuali turut meramaikan hingar bingar pesta demokrasi bangsa Indonesia yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali.
Saya akan memulai tulisan ini dengan memaparkan terlebih dahulu tentang kriteria apa saja yang seharusnya dimiliki oleh seorang pemimpin. Penetapan kriteria ini sangat penting agar kita tidak keliru dalam menetapkan pilihannya.
Jangan sampai kita memilih seorang pemimpin hanya menilai secara emosional atau perasaan saja tetapi harus memiliki seperangkat persyaratan atau kriteria agar pilihannya tidak keliru. Salah dalam memilih, maka selama lima tahun ke depan kita akan menerima dampaknya.
Sebagai pemimpin negara, persyaratan Presiden dan Wakil Presiden diatur dalam Undang-Undang No. 42 tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Untuk menjadi Presiden dan wakil Presiden, terdapat 18 syarat yang tercantum dalam undang-undang tersebut, di antaranya adalah harus bertakwa, sehat jasmani rohani, tidak pernah melakukan perbuatan tercela, setia kepada negara, dan memiliki visi, misi, dan program dalam melaksanakan pemerintahan negara Republik Indonesia.
Ada pun sumpah dan janji Presiden dan Wakil Presiden menyebutkan bahwa mereka bersumpah dan sungguh-sungguh akan memenuhi kewajiban dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa.
Berdasarkan kriteria tersebut dan mengacu kepada berbagai sumber rujukan, penulis mencoba meringkas dari sekian banyak kriteria yang ada menjadi 5 syarat penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, yaitu:
1. Kuat
Pengertian kuat yang dimaksud bisa berarti memiliki makna tidak saja kuat bekerja dalam memimpin, mencakup kuat fisik, sehat jasmani rohani, berbadan kuat dan tidak sakit-sakitan. Makna kuat juga bisa diartikan kapabilitas, kemampuan, kecakapan, dan professional.
Kuat dalam memimpin perang bermakna memiliki keberanian jiwa dan kelihaian dalam berperang serta mengatur strategi, karena pada hakekatnya perang adalah strategi. Sementara dalam menetapkan hukum di tengah masyarakat Indonesia yang saat ini semakin hari semakin mudah melakukan pelanggaran hukum, pemimpin harus kuat dalam arti memahami ilmunya, sekaligus kemampuan untuk menerapkan hukum itu.
Kuat juga bisa bermakna memiliki wibawa yang kuat, berjiwa pemberani, tegas dalam pendiriannya sehingga seorang pemimpin akan disegani oleh rakyatnya maupun bangsa-bangsa lain. Dia akan dihormati oleh bangsa lain. Rakyatnya pun tidak akan dipandang sebelah mata oleh bangsa lain.
Jika dia tidak kuat, maka dia akan mudah dijatuhkan oleh negara lain yang tidak menginginkan kesejahteraan rakyat dan kemajuan negerinya terwujud. Dia harus berani dan tak gentar dengan siapa saja yang mengancam kedaulatan negaranya. Dengan berani dan kuat, musuh-musuh akan gentar kepadanya. Negara lain tidak akan berani memperbudak negerinya. Bangsa lain tak akan berani mengeruk kekayaan yang tersimpan di tanah airnya.
Khalid bin Walid dan ‘Amr bin Ash yang baru masuk Islam diberi jabatan pimpinan militer oleh Rasulullah. Padahal ilmu keislaman mereka berdua belum memadai, tapi ternyata keduanya dianggap kuat bekerja dan mampu menjaga amanah.
Sebaliknya, orang sealim Abu Hurairah yang sangat kuat hafalan haditsnya dan banyak mendampingi Rasulullah tidak diberi jabatan apa-apa. Semangat Hasan bin Tsabit membela Islam juga tidak masuk kriteria orang yang layak memegang pimpinan atau jabatan. Tentu lagi-lagi karena tidak masuk kriteria pemimpin yang dicanangkan Nabi.
Pemimpin negara yang kuat akan mampu menggerakkan rakyatnya untuk menggali dan menggembangkan berbagai potensi yang dimiliki, sehingga negara itu menjadi berkembang dan maju. Oleh karena itu keberadaan pemimpin yang kuat menjadi mutlak. Pemimpin tidak boleh memiliki jiwa, pikiran, dan bahkan fisik yang lemah. Kelemahan itu akan berakibat kepada masyarakat yang dipimpinnya.
Negara Kesatuan Republik Indonesia yang memiliki 13.466 pulau, 1.340 suku bangsa, dan 746 bahasa, tentunya tidak bisa dipimpin oleh sembarang orang yang hanya mengandalkan popularitas, tetapi oleh pemimpin yang kuat, mampu, dan tegas.
2. Amanah
Makna amanah adalah tidak berkhianat dan tidak menyimpang, dengan motif karena takut kepada Allah. Kepercayaan yang menjadikan dia memelihara dan menjaga sebaik-baiknya apa yang diamanahkan kepadanya, baik dari orang-orang yang dipimpinnya, terlebih lagi dari Allah SWT. Amanah juga bermakna integritas, kredibilitas, moralitas.
Seorang pemimpin negara yang mendapat amanah dari rakyatnya tidak akan bisa dilaksanakan kecuali jika sang pemimpin memang benar-benar orangnya jujur dan mencintai rakyat dan negerinya. Jika tak ada rasa cinta kepada rakyatnya, dia tak akan memikirkan rakyatnya. Jika dia tidak mempunyai rasa cinta kepada negerinya sendiri, maka dia tak akan peduli akan nasib negerinya di masa mendatang.
Potensi negeri yang begitu melimpah bukannya digunakan untuk kepentingan hidup negerinya melainkan menggadaikannya kepada negara atau bangsa lain tanpa merasa berdosa. Semuanya dilakukannya hanya untuk kepentingan dirinya sendiri dan kelompoknya.
3. Berilmu
Makna berilmu adalah memiliki pengetahuan yang cukup, kecerdasan serta keluasan ilmu dan wawasan. Artinya mengetahui apa yang menjadi tanggung jawabnya, mengetahui ilmu tentang tugasnya. Adalah malapetaka suatu bangsa jika pemimpin yang dipilih dan dipercaya rakyat ternyata tidak cukup ilmu tentang tugasnya.
Keutamaan ilmu bagi seorang pemimpin dapat dilihat dari segi dampak yang ditimbulkan. Pemimpin yang berilmu akan membuat terobosan-terobosan baru yang meskipun pada masanya tidak terlaksana tetapi masih dapat digunakan oleh generasi sesudahnya. Beda halnya dengan pemimpin bodoh yang tidak punya terobosan sehingga berdampak kepada mundurnya beberapa generasi.
Urgensi mengedepankan ilmu dari pada akhlak bagi seorang pemimpin karena membina pemimpin yang berilmu supaya berakhlak baik lebih mudah dari pada mencerdaskan pemimpin yang bodoh. Sebagai contoh, dengan menegakkan supremasi hukum dan kontrol sosial maka kejahatan akhlak seorang pemimpin dapat diminimalisir dan cara ini tidak dapat dilakukan pada pemimpin yang bodoh (Achyar Zein, 2013).
Seorang pemimpin idealnya memiliki ilmu yang luas lagi cerdas, berbadan kuat, dan mampu melaksanakan amanah rakyat. Dengan berilmu dan berwawasan luas, maka pemimpin akan mampu membaca negerinya dengan benar.
Dia akan tahu apa saja yang dibutuhkan negerinya agar bisa berkembang dan maju di mata internasional. Dia akan tahu apa yang diinginkan rakyat. Dia akan tahu bagaimana caranya mensejahterakan hidup rakyatnya. Dia tidak buta akan daerah-daerah mana yang sangat membutuhkan bantuan. Semua itu hanya dapat terealisasi jika rakyatnya dipimpin oleh pemimpin yang berilmu luas lagi cerdas dan berwawasan luas.
4. Visioner
Memiliki pandangan jauh ke depan tentang apa yang akan dicapainya, visioner, akan dapat membangkitkan harapan dari rakyat yang dipimpinnya. Dalam menentukan visi yang akan dicapainya, seorang pemimpin tentunya harus memiliki ilmu pengetahuan, pengalaman, dan potensi diri. Visioner atau tidaknya seorang pemimpin dapat diketahui dari pola pikir, sikap kepemimpinan, dan responnya terhadap masalah yang terkait dengan kepemimpinannya.
Pemimpin yang visioner adalah pemimpin yang mampu membuat lompatan berfikir dengan menggunakan data, fakta dan prediksi yang jelas guna menentukan arah yang akan dicapai dalam batas-batas waktu yang jelas. Pemimpin visioner adalah mereka yang bisa membaca peluang untuk dijadikan modal bagi kemajuan organisasi yang dipimpinnya.
Pemimpin yang visioner adalah pemimpin yang dengan rendah hati dapat menempatkan diri secara tepat dalam memberikan jawaban terhadap masalah-masalah yang belum diketahuinya. Sikap berendah hati terhadap ketidaktahuan atau kegagapannya adalah ciri khas yang melekat pada pemimpin visioner. Tidak merasa kalah atau dikalahkan jika idea atau gagasan orang-orang yang dipimpinnya jauh lebih hebat dari nya, itu juga indikator pemimpin visioner itu.
Pemimpin visioner dengan cepat dan sadar terhadap perubahan dan kemudian menjadikan dirinya sebagai faktor kunci perubahan adalah sisi lain yang ada pada pemimpin visioner itu. Pemimpin visioner adalah orang-orang yang tidak dengan mudah menerima atau menolak satu gagasan, tanpa terlebih dahulu mengetahui alasan dan argument rasional dari ide itu. Pola berfikir reaksioner, tanpa mengkaji secara komperhensif dan mendalam terhadap suatu kondisi adalah pantangan bagi orang yang visioner (Prof. Dr. H. Duski Samad, M.Ag., 2012).
5. Pandai menjaga
Pada setiap kesempatan wartawan bertanya kepada masyarakat. Yang ditayangkan di media elektronik atau media cetak, ternyata permintaan masyarakat tidak pernah muluk-muluk, mereka menghendaki agar kehidupannya menjadi lebih tenang, para pedagang dapat berjualan dengan nyaman tanpa harus menghadapi gusuran, atau hanya sekadar bahwa kehidupan kesehariannya tidak mengalami gangguan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Rasulullah bersabda dalam sebuah hadis “Sesungguhnya Allah akan menanyai setiap pemimpin tentang rakyatnya, apakah menjaganya (hafiza) atau menyia-nyaikannya.” (HR. Nasa’i dan Ibnu Hibban).
Pemimpin dituntut tidak hanya menunjukkan tetapi mengantar rakyat ke pintu gerbang kebahagiaan. Atau dengan kata lain tidak sekedar mengucapkan dan menganjurkan, tetapi hendaknya mampu mempraktekkan pada diri pribadi kemudian mensosialisasikannya di tengah masyarakat. Pemimpin sejati harus mempunyai kepekaan yang tinggi, di saat rakyat menderita dia yang pertama sekali merasakan pedihnya dan apabila rakyat sejahtera cukup dia yang terakhir sekali menikmatinya.
Kriteria seorang pemimpin pun tersirat dalam pidatonya Khalifah Abu Bakar Assiddiq ra saat dilantik menjadi pemimpin umat sepeninggal Rasulullah:
Saudara-saudara, aku telah diangkat menjadi pemimpin bukanlah karena aku yang terbaik di antara kalian semuanya. Untuk itu jika aku berbuat baik bantulah aku, dan jika aku berbuat salah luruskanlah aku. Sifat jujur itu adalah amanah, sedangkan kebohongan itu adalah pengkhianatan. ‘Orang lemah’ di antara kalian aku pandang kuat posisinya di sisiku dan aku akan melindungi hak-haknya. ‘Orang kuat’ di antara kalian aku pandang lemah posisinya di sisiku dan aku akan mengambil hak-hak mereka yang mereka peroleh dengan jalan yang jahat untuk aku kembalikan kepada yang berhak menerimanya. Janganlah di antara kalian meninggalkan jihad, sebab kaum yang meninggalkan jihad akan ditimpakan kehinaan oleh Allah Swt. Patuhlah kalian kepadaku selama aku mematuhi Allah dan Rasul-Nya. Jika aku durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya maka tidak ada kewajiban bagi kalian untuk mematuhiku. Kini marilah kita menunaikan salat. Semoga Allah Swt melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua.”
Prabowo dalam pidatonya pada saat Deklarasi Pemilu Berintegritas dan Damai sempat terucap sejumlah pujian kepada Jokowi. Ia menyebut Jokowi adalah saudaranya dan JK adalah seniornya. "Saya yakin mereka putra-putri terbaik bangsa. Kami yakin saudara Jokowi dan Jusuf Kalla adalah patriot yang cinta Tanah Air," katanya. Namun wajah Jokowi hanya terlihat datar. Berbeda dengan JK yang sempat menganggukkan kepalanya (Tempo.Co, 3 Juni 2014).
Selamat memilih……..
*) Priatna Agus Setiawan adalah Konsultan Manajemen Organisasi dan SDM.

Sumber : www.pksbanten.org

Nasehat

Pengunjung

 
© Copyright PKS Cilegon 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.